Ponsel prabayar

Ponsel prabayar, juga dikenal dengan istilah bayar sesuai penggunaan (Inggris: pay as you go; PAYG), bayar sesuai bicara, bayar dan pakai, atau telepon portabel, adalah perangkat seluler seperti telepon genggam yang penggunaannya didasarkan pada pembelian kredit terlebih dahulu sebelum layanan digunakan. Kredit yang dibeli digunakan untuk membayar layanan telekomunikasi pada saat layanan diakses atau dikonsumsi. Jika tidak ada kredit, akses akan ditolak oleh jaringan seluler atau Intelligent Network. Pengguna dapat menambah (top up) kredit kapan saja melalui berbagai mekanisme pembayaran, termasuk sistem pay-as-you-go (PAYG). Pada tahun 2020, sebanyak 155 negara menerapkan regulasi wajib registrasi kartu SIM prabayar, seperti kebijakan know your customer (KYC) atau bentuk layanan verifikasi identitas lainnya pada saat pembelian, untuk mencegah penggunaan anonim kartu SIM prabayar yang tidak terdaftar, yang berpotensi dimanfaatkan dalam aktivitas kriminal atau terorisme.[1] Ponsel sementara (Inggris: burner phone) adalah nomor telepon prabayar yang dibeli secara khusus tanpa melalui proses know your customer (KYC) atau verifikasi identitas hukum lain pada saat pembelian, dengan tujuan digunakan hanya dalam waktu singkat lalu diganti. Karakteristik ini membuat ponsel jenis tersebut lebih rentan digunakan untuk aktivitas kriminal.[2]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Access to Mobile Services and Proof of Identity 2020: The Undisputed Linkages" (PDF).
- ↑ "Definition of BURNER PHONE". www.merriam-webster.com (dalam bahasa Inggris).